Aryarachimanisa’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Strategi Modal Kerja

on December 9, 2009

Pendekatan Moderat
Pembiayaan aktiva lancar permanen dengan sumber dana jangka panjang (utang jangka panjang dan modal), dan aktiva lancar musiman dengan sumber dana jangka pendek (utang jangka pendek).

Penjelasan Gambar :
Garis Lurus di atas bertitle current assets adalah kurva yang menunjukkan aktiva lancer yang tersedia selama kurun waktu tertentu. Fluktuating Current Assets adalah Aktiva musiman yang besarnya selalu berbeda setiap waktunya. Dan kurva paling bawah adalah fixed assets yang besarnya dapat tetap dari waktu ke waktu. Dari gambar tersebut dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa aktiva musiman itu dibiayai oleh dana musiman (dapat berupa :utang jangka pendek), sedangkan aktiva lancer dan aktiva tetap yang jumlahnya akan tetap setiap waktu dibiayai oleh dana permanen (dapat berupa :utang jangka panjang).
Dengan kata lain mencocokan jatuh tempo, contohnya, persediaan diharapkan terjual 30 hari, maka dibiayai kredit bank berjangka 30 hari; mesin berumur 5 tahun akan dibiayai kredit berjangka panjang 5 tahun, inilah bukti kalau moderate approach bersifat self liquidating.

Pendekatan Konservatif
Pembiayaan aktiva lancar, aktiva tetap dan sebagian aktiva musiman oleh dana permanen (utang jangka panjang+modal tersedia). Sedangkan sisa dari aktiva musiman dibiayai oleh dana musiman yang jumlahnya akan lebih kecil dibandingkan dengan dana permanennya.

Penjelasan gambar :
Garis putus-putus berwarna ungu adalah bagian yang membatasi aktiva musiman yang dibiayai oleh dana musiman dan dana permanen, dalam hal ini dalam membiayai biaya musimannya perusahaan tidak perlu terlalu mengambil resiko, karena aktiva musiman telah sebagian dibiayai oleh dana permanen. Untuk membiayai dana musimannya, perusahaan dapat menabung likuiditas berupa sekuritas, dan pada masa lenggang dapat menjual sekuritas tersubut. Maka, pendekatan ini dinilai paling aman.

Pendekatan Agresif
Pembiayaan seluruh aktiva musiman dan sebagian aktiva lancar permanen dengan dana musiman. Sebagian aktva lancar permanen dan seluruh aktiva tetap dengan dana permanen.

Penjelasan gambar :
Garis putus-putus berwarna hitam adalah batas aktiva lancar permanen antara dibiayai dana musiman atau dana permanen. Dalam hal ini perusahaan mengambil resiko gali lubang tutup lubang, atau setelah melunasi hutangnya, perusahaan berhutang lagi untuk membiayai aktiva lancar permanennya. Tetapi, meski beresiko tinggi, kebijakan ini membuat tingkat profitabilitas perusahaan tinggi, resiko tinggi dengan keuntungan yang tinggi pula.
Contoh :
Sebuah aktiva lancar permanen, harus dibiayai sebesar 500, perusahaan hanya memiliki 300 dari dana permanennya, maka perusahaan meminjam uang sebesar 300 berjangka pendek pada bank, kemudian seterusnya, sehingga jika jangka waktu habis, dilunasi 300, tetapi harus pinjam 300 lagi untuk membiayai terus menerus sampai batas waktu aktiva lancar itu bertahan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: